SkorAkhir.com
Liga Champions

Drama Adu Penalti di Budapest! PSG Sukses Back-to-Back Juara Liga Champions 2026, Mimpi Arsenal Kandas

D

Oleh Deel

Jurnalis SkorAkhir

... 0
Drama Adu Penalti di Budapest! PSG Sukses Back-to-Back Juara Liga Champions 2026, Mimpi Arsenal Kandas
Ilustrasi: Drama Adu Penalti di Budapest! PSG Sukses Back-to-Back Juara Liga Champions 2026, Mimpi Arsenal Kandas
Artikel ini telah tayang di SkorAkhir.com dengan judul "Drama Adu Penalti di Budapest! PSG Sukses Back-to-Back Juara Liga Champions 2026, Mimpi Arsenal Kandas"

SKORAKHIR.COM, BUDAPEST – Sejarah besar resmi tercipta di tanah Hungaria. Raksasa Prancis, Paris Saint-Germain (PSG), sukses mempertahankan mahkota tertinggi sepak bola Eropa setelah menundukkan Arsenal lewat drama adu penalti yang mendebarkan dengan skor 4-3 pada babak Final Liga Champions 2025-2026, Minggu (31/5/2026) dini hari WIB.

Pertempuran yang berlangsung di sirkuit magis Puskas Arena, Budapest, tersebut berjalan sangat alot dan penuh tensi tinggi. Skor imbang 1-1 bertahan sepanjang 90 menit waktu normal hingga selesainya babak tambahan waktu (extra time), sebelum akhirnya ditentukan melalui babak tos-tosan.

Berdasarkan pantauan media internasional terkemuka seperti AP News dan The Times of India, kemenangan dramatis ini menahbiskan dominasi PSG di bawah asuhan Luis Enrique yang sukses mencatatkan prestasi prestisius juara berturut-turut (back-to-back). Sebaliknya, hasil ini memaksa Arsenal kembali mengubur mimpi besar mereka untuk membawa pulang trofi Si Kuping Besar perdana sepanjang sejarah klub.

Babak Pertama: Kejutan Gol Cepat Kai Havertz

Pertandingan baru berjalan enam menit ketika publik Puskas Arena dikejutkan oleh gebrakan kilat anak-anak asuh Mikel Arteta. Berawal dari skema tekanan tinggi yang diterapkan Arsenal, sebuah upaya sapuan bola pertahanan PSG justru membentur pemain tengah The Gunners.

Bola liar tersebut langsung disambar oleh gelandang serang asal Jerman, Kai Havertz. Dengan pergerakan cepat, Havertz menusuk ke dalam sisi kiri kotak penalti PSG sebelum akhirnya melepaskan tembakan keras kaki kiri dari sudut yang sangat sempit. Bola meluncur deras tanpa mampu dihalau oleh penjaga gawang PSG, merubah skor menjadi 1-0 untuk keunggulan Arsenal.

Tersengat gol cepat tersebut, PSG mencoba mengambil alih jalannya pertandingan. Namun, rapatnya barisan pertahanan rendah (low block) yang dikoordinasikan oleh William Saliba dan Gabriel Magalhaes membuat upaya serangan PSG selalu patah sebelum masuk ke area berbahaya. Skor tipis untuk Arsenal bertahan hingga turun minum.

Babak Kedua: Penalti Dingin Ousmane Dembele

Memasuki paruh kedua, jalannya pertandingan semakin memanas. PSG meningkatkan intensitas serangan mereka dengan mengandalkan transisi cepat dari sektor sayap kanan.

Petaka bagi Arsenal datang pada menit ke-64. Pergerakan menusuk yang dilakukan penyerang lincah PSG, Khvicha Kvaratskhelia, harus dihentikan secara ilegal di dalam kotak terlarang oleh barisan belakang Arsenal. Wasit tanpa ragu langsung menunjuk titik putih.

Ousmane Dembele yang maju sebagai algojo penalti menunjukkan mentalitas kelas dunianya. Dengan ketenangan luar biasa, Dembele sukses mengecoh penjaga gawang Arsenal dan mengirimkan bola ke arah yang berlawanan. Skor berubah menjadi imbang 1-1.

Kedua tim saling melakukan jual-beli serangan di sisa waktu babak kedua, namun hingga peluit panjang tanda berakhirnya waktu normal dibunyikan, tidak ada gol tambahan yang tercipta. Begitu pula pada babak 2×15 menit extra time, pertahanan kokoh kedua tim memaksa pemenang harus ditentukan melalui adu penalti.

Kelme Jersey Timnas Home Short Sleeve Player Issue 2026 + Free Special Gift Box …
4.9

Kelme Jersey Timnas Home Short Sleeve Player Issue 2026 + Free Special Gift Box …

Rp 1.449.000.

Drama Adu Penalti: Gabriel Magalhaes Jadi Penentu

Pada babak adu penalti, atmosfer ketegangan di stadion Puskas Arena mencapai puncaknya. Ketangguhan mental para eksekutor diuji di hadapan puluhan ribu pasang mata.

Setelah masing-masing tim mengirimkan penendang terbaiknya, mental juara bertahan PSG terbukti berbicara lebih lantang. Momen penentu kemenangan akhirnya terjadi pada penendang terakhir Arsenal, Gabriel Magalhaes. Bek asal Brasil tersebut gagal mengendalikan tekanannya dengan baik, di mana sepakan kerasnya justru melambung jauh di atas mistar gawang PSG.

Dengan hasil adu penalti yang berakhir 4-3 untuk keunggulan PSG, skuad asuhan Luis Enrique itu pun resmi merayakan pesta pora mempertahankan status mereka sebagai raja Eropa yang sah.

Baca selengkapnya di: https://skorakhir.com/berita/drama-adu-penalti-di-budapest-psg-sukses-back-to-back-juara-liga-champions-2026-mimpi-arsenal-kandas

SkorAkhir Picks

Lihat Semua
Ortuseight Official Shop - slide 1
Shopee

Ortuseight Official Shop

Rp 285.000.
Drama Adu Penalti di Budapest! PSG Sukses Back-to-Back Juara Liga Champions 2026, Mimpi Arsenal Kandas - SkorAkhir