Mo Salah Cetak Sejarah, Comeback Epik Mesir Hancurkan Selandia Baru 3-1

VANCOUVER, SKORAKHIR.COM – Penantian panjang selama 92 tahun akhirnya terbayar lunas. Tim nasional Mesir sukses mengukir sejarah emas dengan meraih kemenangan perdana mereka di ajang Piala Dunia setelah menumbangkan Selandia Baru dengan skor meyakinkan 3-1.
Berlaga di BC Place, Vancouver, pada Matchday kedua Grup G, Senin (22/6/2026) pagi WIB, skuad berjuluk The Pharaohs ini harus bersusah payah melakukan comeback dramatis di babak kedua setelah sempat tertinggal lebih dulu oleh gol cepat skuad All Whites. Kemenangan heroik ini tidak hanya memecah kutukan Mesir di panggung dunia sejak debut mereka pada tahun 1934, tetapi juga melesatkan posisi mereka ke puncak klasemen Grup G.
Kejutan Babak Pertama: Fisik All Whites Mendominasi
Pertandingan sejatinya diawali dengan tempo yang sangat ketat. Mesir yang datang dengan kepercayaan diri tinggi usai menahan imbang raksasa Belgia 1-1 di laga perdana, justru dikagetkan oleh permainan fisik dan kedisiplinan organisasi Selandia Baru.
Selandia Baru yang dikomandoi oleh kapten Chris Wood bermain sangat efektif. Mereka membiarkan Mesir memegang penguasaan bola, namun menghukum kelengahan lawan lewat skema bola mati (set-piece). Petaka bagi Mesir datang pada menit ke-15. Berawal dari skema tendangan penjuru yang dieksekusi dengan presisi oleh Tim Payne, bek tengah Finn Surman berhasil melepaskan diri dari penjagaan Ahmed Fatouh dan menanduk bola dengan keras ke gawang Mostafa Shobeir.
Skor 1-0 untuk keunggulan Selandia Baru bertahan hingga turun minum. Pertahanan berlapis yang diterapkan All Whites membuat Mohamed Salah dan kawan-kawan terlihat frustrasi dalam mencari celah di sepertiga akhir lapangan pada paruh pertama.
Magis Mo Salah dan Titik Balik di Babak Kedua
Menyadari timnya di ambang kekalahan, pelatih Mesir, Hossam Hassan, melakukan perubahan taktis yang radikal di ruang ganti. Memasuki babak kedua, Mesir tampil dengan intensitas dan agresi yang jauh lebih buas.
Gelombang serangan Mesir akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-58. Bek sayap Mohamed Hany melakukan overlap cepat di sisi kanan dan melepaskan umpan silang akurat ke jantung pertahanan Selandia Baru. Mostafa Ziko yang berdiri bebas tanpa kawalan sukses menanduk bola untuk menyamakan kedudukan menjadi 1-1.
Gol tersebut meruntuhkan mental barisan pertahanan Selandia Baru. Hanya berselang sembilan menit (menit ke-67), magis sang kapten, Mohamed Salah, akhirnya muncul. Melalui kerja sama satu-dua (one-two pass) yang brilian dengan Ziko di area kotak penalti, winger Liverpool tersebut dengan tenang menceploskan bola ke sudut jauh gawang Max Crocombe. Mesir berbalik unggul 2-1!
Keputusan jenius kembali ditunjukkan oleh Hossam Hassan saat ia memasukkan Mahmoud Trézéguet pada menit ke-75. Keputusan ini terbukti krusial. Pada menit ke-82, berawal dari sepak pojok yang dieksekusi sempurna oleh Mohamed Salah, Trézéguet yang berlari dari blind spot (titik buta) sukses melepaskan sundulan mematikan di tiang dekat. Gol ini sekaligus menyegel kemenangan 3-1 untuk armada The Pharaohs.
“Ini adalah pencapaian yang luar biasa bagi semua pemain dan negara kami. Kemenangan yang hebat dengan atmosfer yang luar biasa. Pertandingan berikutnya (melawan Iran) akan sangat krusial bagi kami,” ujar Mohamed Salah yang terpilih sebagai Man of the Match dalam laga tersebut.
Klasemen Grup G: Mesir Kuasai Puncak
Kemenangan bersejarah ini mengubah konstelasi persaingan di Grup G secara drastis. Tambahan tiga poin membuat Mesir kini melesat ke puncak klasemen sementara dengan koleksi 4 poin.
Posisi Mesir semakin diuntungkan menyusul hasil imbang tanpa gol (0-0) antara Belgia melawan Iran di laga sebelumnya. Saat ini, Belgia dan Iran harus puas membuntuti Mesir di peringkat kedua dan ketiga dengan raihan 2 poin, sementara Selandia Baru terjerembap di dasar klasemen dengan 1 poin (hasil imbang 2-2 melawan Iran di laga perdana).
Pada laga pamungkas fase grup yang akan menjadi penentuan hidup mati, Mesir dijadwalkan akan menghadapi wakil Asia, Iran, di Seattle. Sementara itu, Selandia Baru wajib meraih keajaiban dengan menaklukkan tim unggulan Belgia jika ingin menjaga secercah harapan lolos ke babak 32 besar.
SkorAkhir Picks
Lihat SemuaArtikel Terkait

Peleburan Kultur Tiga Negara di Piala Dunia 2026

Klasemen Grup H Piala Dunia 2026: Evolusi Tiki-Taka Bawa Spanyol Rebut Singgasana

Klasemen Grup F Piala Dunia 2026: Neraka Tercipta, Persaingan Ketat Belanda dan Jepang di Puncak






































